Facebook
RSS

Memantau Sarang Burung Murai Batu

-
Pramadya Puspa

hai kawan semua, kali ini saya akan mencoba membahas tentang burung murai batu ya. Referensi ini saya ambil dari situs omkicau.com.. Sudah tau belum burung mahal dengan suara yang oke dan ekor yang cukup panjang ini? Yups, mruai batu..



Burung murai merupakan burung yang paling gampang dipelihara serta memiliki suara yang khasi seperti creek creek creek dan lain sebagainya. burung ini juga gampang dirawat, pemberian pakan seperti kroto yang mudah untuk kita lakukan juga bisa dirasakan bersama-sama.

Burung ini asalnya dari pulau sumatera, burung yang memiliki sarang diatas batang kering ini juga merupakan yang terbaik di kelasnya. Semakin panjang ekor burung murai, maka semakin mahal burung ini.

Sarang burung murai batu dihutan biasanya memeliki keunikan sendiri. di pohon mati burung ini bersarang di dalam batang pohon. sangkarnya yang kecil membuat sangkarnya tidak terlihat dan sangat jarang ditemui. tapi, kita bisa mencarinya asalkan pohon tersebut kering.

Burung ini juga menjadi primadona di indonesia karena memiliki kualitas yang sangat bagus dan sangat menawan sekali. Jadi jangan salah ya kalau burung ini memiliki sarang yang juga sulit dijangkau oleh manusia. Semoga bermanfaat ya.

One Response so far.

  1. Admin says:

    Banyak pemain murai batu mengeluhkan gaconya yang peformanya menurun di lapangan, jika burung biasanya selalu gacor bahkan sering dinominasikan dan berubah kali ini tidak segacor biasanya. Selama burung tersebut tidak terserang penyakit, yang antara lain dapat dideteksi dari penurunan nafsu makan, menurunnya kinerja murai batu di arena lomba biasanya karena kelelahan fisik dan penurunan mental. Kelelahan fisik tentu saja membuat kinerja burung tidak maksimal seperti biasanya, ini sering dialami oleh murai batu yang terlalu sering diperlombakan seperti tiga kali seminggu.

    Bahkan ada contoh di mana murai jawara nasional juga mengalami kelelahan fisik selama berbulan-bulan karena terlalu sering di lombakan, murai itu kemudian tidak pernah lagi bisa moncer selama 1,5 tahun hingga akhirnya cukup lama beristirahat dari arena perlombaan. Oleh karena itu disarankan untuk tidak memforsirnya ke lapangan. Tampil seminggu sekali lebih disarankan agar prestasi murai batu Anda bisa bertahan lama.

    Jatuhnya mental biasanya dialami burung-burung muda yang masih miskin pengalaman, banyak pemilik yang membanggakan kalau murai batu mereka sudah dapat mencapai di usia muda (1-2 tahun). Tidak sedikit yang tergoda untuk menurunkannya lebih dari dua kali seminggu.

    Biasanya burung-burung itu tidak akan memiliki waktu sirkulasi yang lama, karena beberapa bulan kemudian sudah ngedrop mental dan butuh waktu lama untuk memulihkannya.

    Merawat Kacer Kurang Stabil

    Ketika murai batu mengalami penurunan performa di lapangan, baik karena kondisi fisik menurun dan mental drop tentu akan menurunkan kinerjanya. Burung menjadi kuran rajin berkicau ketika menghadapi lawan-lawannya.

    Meskipun murai batu adalah burung petarung yang selalu menjaga wilayah teritorialnya, selalu akan bernyanyi dengan suara terbaik setiap kali melihat burung sejenis di dekatnya sebagai tanda ingin menantangnya untuk bertarung secara fisik.

    Dalam keadaan mental yang parah burung kehilangan keberaniannya untuk berkicau, akibatnya ia menjejalkan bunyi dan sering melompat-lompat dalam sangkar naik turun dari tangkringan ke bagian bawah sangkar dan sebaliknya.

    Tetapi jika ngedrop mental tidak terlalu parah burung masih bisa berkicau, meski tidak segacor biasanya. Ditambah dengan kondisi fisiknya juga menurun.

    Melatih Lb Ngekek

    Untuk mengatasinya dibutuhkan sekitar 2 minggu dengan catatan burung harus diistirahatkan total dari arena lomba, selain itu dibutuhkan beberapa perawatan sebagai berikut :

    1. Gantang Burung di ruang khusus atau tempat yang tenang, jauhkan kandang dari burung-burung yang sejenis atau burung jenis petarung seperti kacer, tledekan, atau cendet.

    2. Selama periode karantina ini berikan pakan utama (voer) dan pakan tambahan (EF) dengan porsi pemakaian biasa.

    3. Jadwal mandi cukup tiga hari tetapi penjemuran dilakukan setiap hari, hanya di pagi hari (sebelum jam 10:00).

    4. Pada siang hari burung dikerodong setengah tetapi pada malam hari dikerodong penuh, dan disimpan di ruangan yang hangat.

    Peforma Murai Batu Menurun

Leave a Reply