Facebook
RSS

Ditahan Sevilla Dengan Skor 2-2, Atletico Gagal Untuk Memperoleh Kemenangan Di Kandang Sendiri

-
d.



Atletico Madrid lagi dan lagi gagal utnuk meraih kemenangan untuk dua pertandingan beruntun setelah ditahan imbang oleh tamunya Sevilla dengan skor 2-2 di laga pekan ke-27 Liga Spanyol pada Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu dini hari.
 Luuk de Jong membuat Sevilla unggul, Atletico membalas melalui penalti Alvaro Morata. Joao Felix mengantar Atletico memimpin, Sevilla mengimbangi lewat tendangan 12 pas Lucas Ocampos.
 Hasil itu otomatis menjadikan Atletico harus rela tertahan di posisi kelima klasemen dengan memperoleh 45 poin, dua strip dan dua poin di bawah Sevilla, demikian catatan laman resmi Liga Spanyol.
Atletico membuka pertandingan dengan mengambil teknik menyerang, tetapi umpan Felix yang diselesaikan Morata hanya menciptakan sepak pojok.
Sevilla yang pelan tapi pasti mulai mengimbangi upaya serangan Atletico malah sukses membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-19 saat umpan Joan Jordan diterima De Jong serta diselesaikan dengan sempurna ke pojok kanan bawah gawang.
Drama dan tinjauan VAR yang cukup lama menjadikan pertandingan saat terjadi insiden di dalam kotak penalti Sevilla menyusul situasi sepak pojok Atletico seperti yang dibahas oleh website berita haluan.co.
 Wasit Alejandro Hernandez yang melihat tayangan ulang VAR kemudian menunjuk titik putih memberikan Atletico tendangan penalti dengan vonis bola sundulan Felipe mengenai tangan Diego Carlos.
Kesempatan itu digunakan dengan sangat sempurna oleh Morata yang jadi algojo dan melepaskan tembakan yang tak dapat dihalangi kiper Tomas Vaclik.
 Atletico satu, Sevilla satu di menit ke-32. Empat menit berselang tuan rumah berbalik unggul saat Felix menyelesaikan umpan kiriman Koke dengan tembakan yang tadinya terkena bek Sevilla sehingga arahnya tak dapat dihalau oleh Vaclik.
Pada menit ke-42 giliran Sevilla yang mendapatkan tendangan penalti setelah peninjauan VAR dua menit lamanya oleh wasit karena adanya insiden jegalan Kieran Tripper terhadap Ocampos di area terlarang. Ocampos menghadapi sendiri bola dari titik putih dan menipu kiper Jan Oblak yang melompat ke arah berlawanan agar dapat membuat kedudukan kembali seri 2-2.
 Banyaknya drama serta tinjauan VAR di babak pertama tak membuat babak kedua minim peluang. Sayangnya sekian banyak peluang tercipta tak satu pun dapat berakhir dengan bola bersarang ke salah satu gawang dan skor imbang 2-2 bertahan hingga pertandingan selesai.
Hasil imbang tentunya bukan modal ideal bagi Diego Simeone yang akan disambut Liverpool dan Anfield-nya pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions beberapa pecan nanti.

One Response so far.

Leave a Reply